Friday, June 22, 2007

Mengeluh

Kemaren itu sempat meluangkan waktu buat muter2 naik taxi di kota seberang. Kota yang bersih, tertib, rapi, teduh. Lalu lintasnya menyenangkan karena nggak crowded dan semuanya tertib. Hmmm... kayaknya enak banget tinggal disitu.

Tapi apa yang terjadi?
Sopir dari taxi yang aku tumpangi, hampir sepanjang jalan ngomel-ngomel!

Pertama dia ngomentarin tentang banyaknya orang kita disana, dan sebagian ikut memiliki properti2 yang super mahal disana. Langsung aja dia nuduh kalo itu semua dari mana lagi kalo bukan 'corrupted money'... Duh ngerasa malu banget, kok dikenalnya seperti itu ya..

Terus aku coba mengalihkan topik dengan mengomentari kotanya yang bersih...
Dan apa responnya?

"Ya, mungkin anda melihat kota kami bagus, tapi apa anda tau kalau penduduk disini itu sangat menderita. Hidup kami ditekan oleh pemerintah. Begitu banyak pajak yang mencekik leher, sehingga kami harus kerja keras sepanjang hari hanya untuk bayar pajak. Di tempat anda lebih enak, orang yang nggak kerja masih bisa hidup. Tapi disini, kalau anda tidak bekerja... anda akan mati..."

Ugh... memang hidup itu nggak akan pernah terasa indah ya kalau kita terus menerus mengeluh... Tidak akan pernah ada hidup yang ideal sempurna bukan?

6 comments:

imgar said...

edun euy..
di spore naek taksi..
kaya orang2 indonesia yang punya properti di tempat2 terbaik di spore aja..
:D

Iqbal said...

Gar, huahahaha :D
yang penting jalan jalan ke spore gratis, kapan lagi dunk, iya nggak Q

ghia said...

1x....2x....3x...dibaca..oh baru ngerti ini maksudnya di kota tetangga di singapore yah.

Anonymous said...

naek taxi di sg kalo sendirian berasa mahal bgt! nguras dompet... hehee... kecuali kalo sharing ber-4 baru lah berasa nyaman di kantong! hehehe!

huuuuuuuuuuu... singaporeans itu ga nyadar kalo pemerintah sg kasih bnyk allowance buat mereka. tapi jenenge wong nggrundel... nang endi2 podo wae :-D

Loopeen said...

Ngapain di SG naik Taksi, Q?
kecuali kalo ke/dr bandara sih, aku ga pernah deh naik taksi di sg...

Anonymous said...

oleh2nya mana? .. *shasa mode on*