Hitungan hari tahun 2007 sudah memasuki tanggal2 penghujung tahun. 'Nggak terasa', begitu biasanya orang suka bilang. Haha, mana mungkin nggak terasa, kecuali kalau setahun ini kerjaannya berhiber mulu setiap hari sepanjang tahun (note: 'berhiber' adalah istilah baru dalam ensiklopedia kutubukugila untuk 'tidur sepanjang hari' alias 'hibernasi', yang secara sewenang-wenang mencontek motto kota Bandung yang sudah tidak dipake lagi :D ).
Yang bilang 'nggak terasa' itu ada beberapa kemungkinan:
1. Basa basi doang untuk mendramatisir situasi bahwa waktu terasa berlalu begitu cepat.
2. Udah rada pikun, lupa dengan segala kejadian yang telah terjadi selama setahun.
3. Hidupnya selama setahun ini datar tidak ada perbedaan dari hari ke hari :p.
Setahun gitu loh.. 365 hari, 8760 jam, 525600 menit, 31536000 detik! masak nggak terasa?
Coba deh inget2 satu demi satu kejadian di tiap bulan, detil demi detil nya, pasti langsung nyadar bahwa telah sekian banyak hal dilewati dalam satu tahun ini.
Aku sendiri setahun ini ya lumayan bervariasi lah jalur kehidupan yang ditapaki. Kerjaan rutin2 saja, tapi macem2 yang dihadapi. Kehidupan pribadi biasalah naik turun belok kanan belok kiri. Tapi yang paling banyak memberi warna-warni mengejutkan setahun ini adalah dari kehidupan di dunia maya. Dari dunia maya itu ternyata memberikan banyak hal. Seabreg teman yang asik-asik yang nggak nyangka bakal pernah kenal, dari yang jadul sampai yang gila :D. Lalu berawal dari dunia maya itu juga aku bisa tampil siaran di radio beberapa kali, muncul beberapa kali di surat kabar, hingga nongol di layar kaca ... hahaha... sama sekali nggak nyangka!
Sebagai orang yang tadinya berkelakuan 'reserved', alias pendiam-penyendiri-kaku, dapet seabreg teman baru dari berbagai kalangan jelas bikin rada bingung. Jadi pendiri sebuah komunitas, jelas aku nggak bisa mojok menonton dari kejauhan saja. Pelan-pelan akhirnya belajar bagaimana menghadapi orang lain, mencoba membuka diri dan lebih ramah, mencoba bercanda, dan akhirnya... kebablasan jadi suka mencela hahahahaha... :p
Tapi tetep, sifat asliku teteplah pendiam dan penyendiri ;) Kalo lagi nggak termotivasi untuk bersikap ramah dan ceria, maka ya.... aku balik jadi autis di pojokan lagi :D
Eh iya...
Ini kan sebenernya posting untuk membalas tag tentang resolusi tahun depan... kok malah ngelantur kemana mana :p Ah.. sebenernya sih aku juga nggak pernah punya resolusi, nggak pernah pasang target, jalanin aja apa yang ada di hadapan. Kalo ada kesempatan ya diambil, kalo ada kegagalan ya buat pelajaran. Dengan seperti ini saja ternyata banyak kejutan dan lompatan yang terjadi di hidupku :)
Jadi soal resolusi tahun depan, aku nggak terlalu ambil peduli :p yang penting tetap berusaha menjadi manusia yang lebih baik untuk menuju kondisi yang lebih baik...
Daripada pusing soal resolusi mendingan makan risolesi... yuk silakan...
Sengaja aku beli buat posting ini lho.. pas ada 8, seperti yang disyaratkan dalam lempar2an tag Risolesi itu... :D


Nyaam... nyamm... ;)
Aku nggak ngefans sama Padi sejak awal pemunculannya. Pertama keluar albumnya, lalu denger lagunya di tv dan radio, nggak terlalu tertarik. Terlalu nge-rock buat aku. Musiknya terlalu powerfull, keras dan garing. Itu kesan pertama.
Berapa buku yang dibeli dalam sebulan? (selain textbook)




Berawal dari blog review buku yang sudah sekian lama hampir secara rutin aku isi dengan review buku2 yang lumayan baru. Dan kemudian sekian bulan yang lalu ada sebuah email dari seseorang yang mengaku dari penerbit, "Mau nggak me-review buku baru terbitan kami? nanti kami kirim bukunya. Gratis." ... Waaa! Mau sekali!! :D Awal2nya sebulan dapat 1-2 buku gratis dari penerbit. Terus sempat berhenti gak dapat kiriman lagi.
Akhir2 ini aku lagi puyeng-hai ama kerjaan. Ada beberapa proyek yang harus dikerjakan secara bersamaan, dan semuanya minta untuk segera dikerjakan. Fuiihh.. Semakin bingung lagi karena si Boss ngatur prioritasnya nggak konsisten. Kadang disuruh ngerjain yang ini dulu, lain waktu disuruh ngerjain yang itu dulu... aaarrrggghh!!


Hari sabtu beberapa minggu yang lalu aku dikejutkan sebuah pengumuman dari masjid dekat rumah. Pengumuman itu bilang kalau di dekat masjid telah terjadi kebakaran, para warga diharap waspada. Aku yang lagi baca sambil tiduran langsung bangun dan menengok ke jendela. Benar saja, ada asap hitam membumbung beberapa gang dari tempatku. Sempet ngeri, gimana kalau apinya merembet terus sampai ke tempatku. Tapi jadi sedikit tenang waktu denger sirine pemadam kebakaran meraung-raung dari banyak penjuru.
Dulu jaman kuliah, program itu yang dipake di mata kuliah "Pemrograman Komputer". Masih di jaman MS-Dos. Sederhana banget, tapi katanya cukup powerfull untuk bikin program perhitungan scientific. Untungnya sih aku nggak ngalamin waktu bikin program Fortran yang masih pake Punch Card :D ... dari cerita kakak yang pernah ngalamin, juga cerita dari bapak senior itu, kayaknya sengsara nian yah? Bikin program harus bolong2in sekian banyak kartu, satu kartu untuk satu line!





